Posted by: adhixions on: 31 March 2009
Ini adalah Novel religi yang di buat oleh FAJAR AGUSTANTO. Ia merupakan salah satu pengarang muda yang menerbitkan novel-novelnya hanya untuk kepentingan berdakwah. Novel ini menceritakan tentang seorang pemudi yang rela berdakwah dilingkungan preman. dengan penuh keikslasan ia menjalankan dakwahnya hanya untuk mendapatkan Ridhonya, tak terkecuali Ia harus berjalan kaki menyusuri terik matahari yang panas. Bukanya Ia tak mampu untuk memakai kendaraan yang ada, tetapi Ia hanya ingin lebih ikhlas dalam berjihad.
silahkan anda membaca salah satu novel yang menurut saya dapat menggugah anda dalam memandang ISLAM dan ajaran-ajaran yang ada didalamnya. Yang selama ini, mungkin sebagian orang menganggap aneh dan sebagainya. misalnya poligami….
aku-menggugat-akhwat-dan-ikhwan
Posted by: adhixions on: 18 February 2009

KULTUR JATI
PERBANYAKAN TANAMAN JATI
DENGAN METODE KULTUR JARINGAN TANAMAN
DENGAN MENGGUNAKAN PUCUK TANAMAN JATI SEBAGAI EKSPLAN
A. PENDAHULUAN
1. Sejarah Perkembangan Tanaman Jati
2. Morfologi Tanaman Jati
3. Hama dan Penyakit
B. PENGERTIAN TENTANG KULTUR JARINGAN
1. Arti kultur Jaringan
2. Dasar Ilmiah Kultur Jaringan
C. LABORATORIUM DAN KELENGKAPAN
1. Laboratorium
2. Kelengkapan Laboratorium
D. MEDIA KULTUR JARINGAN
1. Komponen Media
2. Cara Membuat Media
E. MENYIAPKAN TANAMAN INDUK
F. MENYIAPKAN EKSPLAN
1. Pengambilan Eksplan
2. Sterilisasi Eksplan
G. MENANAM EKSPLAN
1. Persiapan Penanaman
2. Penanaman Eksplan
H. MULTIPIKASI DENGAN MENGINDUKSI TUNAS
I. AKLIMATISASI
1. Persiapan planlet
2. Penanaman planlet
3. Perawatan planlet
J. PEMBIBITAN
K. PELUANG PASAR TANAMAN JATI
L. DAFTAR PUSTAKA
M. DAFTAR ISTILAH
N. LAMPIRAN
Posted by: adhixions on: 16 December 2008
Ini adalah tulisan saya yang pertama, Adi Suyono, Amd. ini adalah nama dan gelar pertama saya. Lulusan UNSOED-Purwokerto dengan jurusan Agribisnis Pertanian, dan keilmuan Teknologi Benih. Saat ini saya akan sedikit menyinggung tentang Kultur Jaringan. Kata ini sudah tak asing lagi bagi masyarakat umum, apalagi anak-anak sekolah yang mengkhususkan belajar di SMK Pertanian. mari kita sedikit membahas tentang apa sich sebenarnya kultur jaringan itu,,,,,??? n mengapa kultur jaringan itu bisa menbantu kita dalam menghijaukan bumi kita yang tercinta……..(waduh molai seriun niccccchh).
Menurut Suryowinoto (1991), kultur jaringan dalam bahasa asing disebut dengan tissue culture, weefsel cultuus atau gewebe kultur. Kultur jaringan adalah budidaya, dan jaringan adalah sekelompok sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama. maka, kultur jaringan berarti: membudidayakan suatu jaringan tanaman memjadi tanaman kecil yang mempunyai sifat seperti induknya.
Kultur jaringan atau bididaya in-vitro adalah suatu metode untuk mengisolasi bagian dari tanaman seperti protoplasma, sel, jaringan atau organ yang serba steril, ditumbuhkan pada media buatan yang steril, dalam botol kultur yang steril dan dalam botol yang aseptik sehingga bagian sel-sel tersebut dapat memperbanyak diri dan bergenerasi menjadi tanaman yang lengkap.
Kultur jaringan menggunakan dasar teori sel seperti yang dikemulakan oleh Schleiden dan Schwann. Menurut mereka sel mempunyai kemampuan otonom ( mampu tumbuh mandiri), bahkan mempunyai kemampuan totipotensi. Totipotensi adalah kemampuan setiap sel, dari bagian manapunsel tersebut diambil, apabila diletakkan dalam lingkungan yang sesuai akan tumbuh menjadi tanaman yang sempurna.
Kegunaan kultur jaringan: 1. Produksi bibit dalam skala besar; 2. Produksi bibit tanaman yang menpunyai sifat unggul; 3. Produksi bibit tanaman yang bebas virus; 4. Produksi bibit metabolit sekunder; 5. Pelestarian plasma nurfah yang hampir punah; 6. Membantu mempercepat pemuliaan tanaman; 7. Rekayasa genetika tanaman.
Teknik kultur jaringan menuntut syatar-syatar tertentu yang harus dipenuhi dalam pelaksanaannya: 1. Laboratorium yang aseptik serta alat kerja yang mendukung; 2. Tenaga kerja yang terampil. (dengan latar belakang ilmu-ilmu dasar seperti: botani, fisiologe tumbuhan, kimia, fisika ZPT dan beberapa cabang ilmu lain yang memdukung); 3. Pemilihan eksplan yang baik; 4. Penggunaan media yang sesuai dengan jenis kultur; 5. Keadaan yang aseptik serta pengaturan udara yang baik.
Meskipun pada prinsipnya semua jenis sel dapat ditumbuhkan, tetapi sebaiknya dipilih bagian tanaman yang masih mudaagar mudah tumbuh. Bagian yang mudah tumbuh ini yaitu bagian meristem (organ tanaman yang sifat pertumbuhannya agresif). Misalnya daun muda, ujung akar, ujung akar, keping biji dll.